Xiaomi Robot Vacuum menunjukkan jalur pembersihan yang tidak teratur, gagal mengenali sekeliling, atau berhenti secara tak terduga karena sensor yang kotor, pencahayaan yang buruk, atau kesalahan komponen.
Sensor yang paling sering terkena meliputi:
1. Sensor karpet (ultrasonik): Mendeteksi karpet untuk beralih antara mode menyapu dan mengepel.
2. Sensor deteksi lantai: Mencegah penyedot debu robot jatuh dari tepi.
3. Sensor penghindaran rintangan: Mengidentifikasi objek di depan penyedot debu robot.
4. Sensor deteksi tangki air: Memeriksa apakah tangki air terpasang.
5. Sensor deteksi kompartemen debu: Memantau keberadaan kompartemen debu.
6. Sensor posisi roda penggerak: Mendeteksi gerakan dan posisi roda.
7. Sensor radar inframerah (LDS/PSD): Mengukur jarak dan mendukung pemetaan navigasi.
Ketika sensor ini tidak berfungsi, penyedot debu robot akan membersihkan tanpa tujuan, berputar berulang kali, salah menilai medan, atau bergerak di sepanjang ruang terbuka.
Untuk referensi Anda, ikuti langkah-langkah untuk memecahkan masalah:
Sensor karpet:
1. Periksa bagian bawah dan depan penyedot debu robot dari debu, kotoran, atau noda air yang menghalangi sinyal ultrasonik.
2. Bersihkan area sensor karpet dengan lembut dengan kain kering dan lembut.
3. Mulai ulang perangkat dan uji apakah perangkat dapat mengidentifikasi area berkarpet dengan benar.
Sensor lainnya:
1. Pastikan semua jendela sensor dan modul radar atas bersih dan tidak terhalang.
2. Bersihkan radar inframerah, sensor tebing, dan lensa pendeteksi rintangan dengan kain kering.
3. Uji penyedot debu robot di area terbuka yang cukup terang untuk mengonfirmasi navigasi normal.
4. Jika masalah berlanjut setelah dibersihkan, hubungi pusat layanan purna jual kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kiat ramah:
Membersihkan semua jendela sensor secara teratur membantu menjaga deteksi yang akurat dan kinerja navigasi yang stabil.